Menanti Tunas-tunas Baru

 

Oleh : M. Miftah Al Aflah

 

Tarbiyah berasal dari bahasa arab robaa-yarbuu yang berarti tumbuh, mengembang (menumbuhkan tunas baru) seperti tunas mengeluarkan daun dan menumbuhkan akar serta mengokohkan batang. Sebuah tunas akan tumbuh dari proses tarbiyah

Tarbiyah adalah sebuah sistem manajemen Rasulullah s.a.w yang begitu rapih dan teratur yang akan membawa perubahan besar pada setiap individu yang berada didalamnya.sebut saja umar r.a sebagai aksioma keberhasilan dari proses Tarbiyah dan sederet nama lainnya yang menyabet gelar lulusan madrasah Rasulullah s.a.w, metamorfosa terjaga begitu rapih (sekor ulat yang menjijikan akan berubah menjadi kupu-kupu pelangi yang mengagumkan.

Namun banyak individu yang meragukan tarbiyah sebagai proses peningkatan kualitas diri tanpa alasan yang jelas, bahkan telinga mereka alergi ketika mendengar kata tarbiyah..

Tarbiyah vs Organisasi-organisasi di Amerika

Amerika boleh berbangga dan menamakan diri sebagai negara super power yang memiliki orang-orang hebat dalam mengatur manajemen dan organisasi, padahal islam memiliki sebuah manajemen yang lebih hebat, berkaca pada sekitar tahun 70 dan 80 an kebanyakan manajer di Amerika adalah pemberi disiplin karung goni yaitu mereka menimbun pengamatan mengenai prilaku buruk para bawahan mereka dan suatu hari pada saat tinjauan prestasi tiba (yaitu pada akhir tahun) mereka marah karena karung sudah begitu penuh, mereka jadi panas dan membuang segala sesuatu keatas meja, mereka memberi tahu orang-orang mereka segala sesuatu yang mereka lakukan dengan salah selama beberapa bulan terakhir atau lebih (cara ini sangatlah tidak efektif) namun metode ini terus berlangsung sebelum akhirnya Kenneth Blanchard dan Spencer Johnson memberikan terobosan baru bagaimana cara mengelola organisasi dengan baik dalam bukunya “The One Minute Manager” dalam buku ini disebutkan bahwa seharusnya tinjauan prestasi dijadikan suatu proses yang berlangsung terus (continue) bukan dilakukan hanya sekali setahun., dan banyak lagi solusi dan teori-teori yang dipaparkan dalam buku ini sebagai solusi dari pelbagai permasalahan yang terjadi dalam sebuah organisasi. Begitu tepat dan cerdasnya solusi-solusi yang dipaparkan dalam buku ini sehingga dalam waktu lebih dari 10 tahun ribuan manajer top dan 500 perusahaan fortune di Amerika telah mengikuti pelbagai teknik dalm buku ini dan berhasil meningkatkan produktivitas kemampuan kerja dan kemakmuran pribadi, termasuk pria dan wanita secara perseorangan di :Chase Manhattan bank, Kota Pitssburg, Holiday Inn, America Can, Harvard University, Cornell university, Monsanto, Georgia pacific, Johnson & Johnson, 20th Century fox Video, Kentucky Fried Chicken, ARA Series, Hewlett-Packard, Pepsi-Cola Bottling, Apple Computers, Texaco Loockheed, Hickory Farm, AT&T – dan banyak organisasi lainnya. Bahkan David C. jones, jendral U.S.A.F, ketua gabungan kepala staf mengusahakan agar metode-metode yang ada pada buku ini digunakan diseluruh angkatan bersenjata A.S

Shalawat dan salam atas baginda Rasulullah s.a.w yang tak menerapkan disiplin karung goni pada Tarbiyah, dan tak perlu menunggu terbitnya buku “The One Minute Manager” untuk mendapatkan sebuah trobosan dan ide baru dalam meningkatkan kualitas para mutarobbinya, karena sudah jelas Tarbiyah memeliki pedoman sebuah buku yang langsung diterbitkan oleh sang kholik Allah s.w.t yang langsung disampaikan kepada Rasulullah s.a.w melalui distributor malaikat Jibril a.s. adalah Al-Quran sebagai solusi kehidupan baik individu, organisasi sampai negara sekalipun.

Al-quran telah memberikan jawaban jauh sebelum buku “the One Minute Manager” diterbitkan, jika buku ini mengemukakan metode tinjauan prestasi sebagai proses yang berlangsung terus (baru pada tahun 1981), maka 14 abad yang lalu Al-quran telah memberikan solusi tersebut, firman Allah ‘saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran” adalah sebagai tinjauan prestasi yang berlangsung secara terus, bukan dilakukan hanya sekali dalam setahun. Kemudian dalam ayat lain disebutkan “dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan dan mencegah dari yang mungkar” apakah anjuran “amar ma’ruf nahi munkar” dalam ayat ini hanya dilakukan setahun sekali???

Kemudian, jika selama lebih dari sepuluh tahun ribuan manajer top dan 500 perusahaan fortune diseluruh Amerika telah mengikuti pelbagai teknik dalm buku “The One Minute Manager” dan berhasil meningkatkan produktivitas, kepuasan kerja, dan kemakmuran pribadi, maka sudah berapa juta orang yang mengambil manfaat dan pelbagai teknik dalam manajemen rasulullah (tarbiyah) yang berdasarkan pedoman sebuah buku terbitan langsung dari sang kholik (Al-Quran)??? Sedangkan itu sudah berjalan bukan hanya baru 10 tahun, melainkan sejak 14 abad yang lalu???

Tarbiyah telah melahirkan seorang ja’far yang tak membiarkan tangan kirinya terluka saat tangan kanannya terputus oleh pedang lawan, ia gantikan tangan kiri yang kemudian juga terputus, ia gunakan sisa lengannya untuk bertahan sampai tubuhnya terpotong dua yang Allah gantikan dengan sayap untuk terbang kemana saja di Syurga.

Ja’far adah aksioma dari keberhasilan Tarbiyah yang tertata begitu rapih, maka salah BESAR jika ada individu yang meragukan Tarbiyah sebagai proses peningkatan kualitas diri, banyak orang menyangkal sistemnya yang salah, padahal masalahnya adalah mekanismenya, iklim jahiliyah yang masih tersisa, individu-individu yang belum cukup siap menerima perubahan

* * *

Tarbiyah vs Yahudi

Oarang-orang Yahudi dan Nashrani tidak akan rela sampai orang-orang islam mengikuti ajaran mereka, mereka begitu cerdik, segala persiapan mereka tata sedini mungkin untuk melawan islam, organisasi mereka begitu rapih dan teratur, mereka telah mengajarkan dan mendidik anak-anak mereka bahwa “islam adalah musuh kalian yang harus kalian taklukan”, mereka telah menanam segala sesuatu untuk 10-20 tahun kedepan, mereka telah menanam : kebencian terhadap islam, racun, dendam, kebebasan, komunisme, liberialisme dan banyak lagi, dan ketika mereka panen, kita tidak mendapatkan apa-apa kecuali produk gagal yang bertebaran dimana-mana. Lalu siapa yang bertanggung jawab atas merebaknya spesies baru yang sama sekali asing : bertelinga tapi tetap tuli, bermata namun tetap buta, bermulut namun tetap bisu?

Tarbiyah sepanjang hidup, itulah kata kunci bagi siapa saja yang berpikiran maju, sebuah lahan luas tanpa batas yang diairi sungai-sungai dengan kualitas air paling jernih untuk menumbuhkan tunas-tunas baru 10-20 tahun kedepan sebagai tandingan bagi para yahudi la’natullah, dari lahan inilah kita akan memanen produk-produk berkualitas dan bermutu tinggi.

Tiada yang lebih menyejukkan hati seperti sejuknya harapan terwujudnya janji Allah “hai orang-orang yang beriman, barang siapa diantara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan datangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai nya, yang bersifat lemah lembut terhadap orang-orang yang beriman tetapi bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela, itulah karunia Allah, diberikannya kepada siapa yang dikehendakinya, dan Allah maha luas (pemberiannya) lagi maha mengetahui.” (SINAI MESIR)

Wallahua’lam bishawab.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: