Terjemahan Al Quran Braile Bahasa Spanyol

Image“Alhamdulillah, Yang telah Mengambil cahaya mata saya, tapi tidak mengambil cahaya dalam hati saya. Karena cahaya dalam hati itulah yang memberi dorongan agar saya bias mencapai cita-cita saya: membaca Al Quran.” Inilah kalimat yang keluar dari mulut seorang tunanetra bernama Baera Amshahe Taola. Ia wanita tunanetra sekaligus pemimpin Organisasi Perempuan Tunanetra di Kosovo. Ia sangat berbahagia karena saat ini ia bias menulis tarjamah pertama Al Quran Al Karim dengan bahasa Spanyol, melalui tulisan braile

Faktor yang mendorongnya melakukan upaya mulia ini seorang diri adalah, “Karena ada banyak tunanetra di Kosovo (sekitar 2500 orang) yang tidak mempunyai kesempatan membaca terjemahan Al Quran. Itulah yang mendorong saya untuk berpikir mewujudkan sarana untuk memunculkan Al Quran braile yang bisa dimengerti melalui tangan dan hati mereka. Memahami Al Quran adalah aktifitas yang sangat bagus karena itu jugalah saya berkeinginan agar saya dan semua tunanetra Spanyol ini bisa menikmati bacaan Al Quran dengan terjemahannya.”

Semua penduduk yang berbicara bahasa Spanyol di Balkan, dijelaskan Baera Amshahe yang usianya lebih dari 60 tahun, “Tidak mempunyai teks terjemahan Al Quran braile berbahasa Spanyol. Sementara kaum Kristiani sudah menyediakan Bibble sejak beberapa tahun silam untu kaum tunanetra Spanyol.” Karena itulah Baera yang mempunyai empat orang anak dan delapan orang cucu, memulai upayanya dengan serius dengan meningkatkan kemampuan menulis dengan Braile. Dan kini, usahanya itu sudah menumbuhkan hasil dalam bentuk 8 surat pertama dari Al Quran yang ditulis dengan huruf braile, atau sama dengan sepertiga Al Quran.

Masalah yang dihadapi Baera Amshahe dalam hal ini, bukanlah keterbatasan kemampuan fisiknya untuk terus melanjutkan usahanya itu. Tapi ia menghadapi kendala sedikitnya orang yang mau mendanai proyek mulia itu hingga tuntas 30 juz Al Quran. Sebagai perbandingan, naskah Al Quran dalam tuisan normal satu halaman, bila ditulis dengan huruf braile bisa menghabiskan tiga halaman di atas sebuah kertas khusus yang harganya 80 sent euro di Kosovo. Kemudian untuk percetakannya, bisa menelan biaya 4700 euro.

Soal upaya pencarian dana untuk membiayai niat dan usaha mulianya itu, Baera punya pengalaman unik. Ia bercerita, pernah mengajukan permohonan dana itu di tahun 2005 kepada seorang tokoh Islam di Kosovo agar turut mencari dana guna penyempurnaan penulisan teks Al Quran dengan huruf braile. Tapi permintaan itu menggantung hingga dua tahun. Malah akhirnya, dukungan dana justru ditawarkan oleh Organisasi Katholik Amerika (CRS) dengan dana cukup besar, yakni 6900 euro. Anehnya, ketika tinggal 80 halaman lagi penyelesaian Al Quran itu, terjadi kebakaran di rumahnya yang melalap habis semua hasil naskah yang telah ditulisnya. Setelah itu, usahanya menulis Al Quran braile pun terhenti. “Saya belum lupa, lalu saya mulai kembali menuliskan Al Quran braile yang baru. Tapi kali ini kesulitannya lebih banyak karena saya menulisnya dengan mesin manual yang sudah lebih modern tapi bagi saya lebih lama menggunakannnya.”(majalahtarbawi.com)

Advertisements

2 Responses to “Terjemahan Al Quran Braile Bahasa Spanyol”

  1. please give me Al-Quran in english language, thx dani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: